IBLIS MENDEKATI ORANG MARAH
=====================
marah
Suatu hari, Rosulullah Saw bertamu ke
rumah Abu Bakar. Ketika sedang
bercengkerama dengan Nabi Saw, tiba-tiba
datang seorang Arab badui menemui Abu
Bakar dan langsung mencela Abu Bakar. Makian, kata-kata kotor keluar dari mulut
orang itu. Namun Abu Bakar tidak
menghiraukannya. Ia melanjutkan
perbincangan dengan Rasulullah. Melihat
hal ini Rasulullah tersenyum. Kemudian orang badui itu kembali memaki
Abu Bakar. kali ini, makian dan hinaannya
makin kasar. Namun, dengan keimanan
yang kokoh serta kesabarannya, Abu
Bakar tetap membiarkan orang tersebut.
Rasulullah kembali memberikan senyum. Semakin marahlah orang badui ini. untuk
ketiga kalinya, ia mencela Abu Bakar
dengan makian yang lebih menyakitkan.
kali ini selaku manusia biasa yang memiliki
hawa nafsu, Abu Bakar tidak dapat
menahan amarahnya. Dibalasnya makian orang badui itu. Terjadilah perang mulut.
Seketika itu, Rasulullah meninggalkan Abu
Bakar tanpa mengucapknan salam. Melihat hal ini, selaku tuan rumah, Abu
Bakar tersadar dan menjadi bingung.
Dikejarnya Rasulullah yang sudah sampai
halaman rumah. Kemudian, Abu Bakar
berkata, "Wahai Rosulullah, janganlah anda
biarkan aku dalam kebingungan yang sangat. Jika aku berbuat kesalahan,
jelaskan kesalahanku." Rasulullah menjawab, "Sewaktu ada
seorang Aarab badui datang lalu
mencelamu, dan engkau tidak
menanggapinya, aku tersenyum karena
karena banyak malaikat disekelilingmu yang
akan membelamu dihadapan ALLAH. Begitupun yang kedua kali, ketika ia
mencelamu dan engkau tetap
membiarkannya, maka para malaikat
semakin bertambah banyak jumlahnya. Oleh sebab itu, aku tersenyum. Namun,
ketika kali ketiga ia mencelamu dan engkau
menanggapinya dan membalasnya, maka
seluruh malaikat pergi meninggalkanmu.
Hadirlah iblis di sisimu. Oleh karena itu, aku
tidak ingin berdekatan dengannya, dan aku tidak memberikan salam kepadanya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar