Jumat, 02 November 2012

DIBANGKITKAN DI HARI KIAMAT SEPERTI MONYET DAN BABI

ALLAH berfirman, “Suatu hari ketika sangkakala ditiup maka kalian berbondong-bondong” (QS 78: 18)
Muadz bin Jabal ra berkata, “Aku bertanya kepada Rosulullah saw tentang tafsiran ayat diatas. Beliau menjawab, “Wahai Muadz, engkau menanyakan tentang tema yg sangat pe
nting”. Air mata Nabi mengalir dikedua pipinya, kemudian Nabi melanjutkan: “Umatku akan dibangkitkan dalam sepuluh kelompok berbeda pada hari kiamat nanti”

Yaitu : Sebagian dari mereka akan dibangkitkan seperti monyet, sebagian yg lain seperti babi, sebagian dibangkitkan dlm keadaan berjalan dg kepalanya, sebagian lg akan dibangkitkan dlm keadaan buta dan tersesat, sebagian mereka dibangkitkan tuli dan bisu tdk mengetahui apa-apa, sebagian lagi dibangkitkan dg mengunyah lidah mereka dan nanah mengalir melalui mulutnyashg mengganggu org yg ada didekatnya, sebagian mereka dibangkitkan dg tangan dan kaki yg bunting, sebagian mereka dibangkitkan tergantung pd cabang pohon yg terbakar, dan sebagian lg akan dibangkitkan dg memakai pakaian dari lelehan timah hitam yg melumat tubuh mereka.

Lalu beliau menjelaskansepuluh kategori itu :
“Mereka yg dibangkitkan seperti monyet adalah pembawa cerita dan mata-mata, yg muncul seperti babi adalah para penerima suap dan pendapatan tidak halal, mereka yg berjalan terbalik adalah orang yg melakukan riba, mereka yg buta adalah para hakim dan petugas yg menindas masyarakat, orang yg bisu dan tuli adalah merekayg egois dan ambisius, mereka yg dibangkitkan dg tangan dan kakibuntung adalah orang yg menyakiti dan mengganggu tetangganya, mereka yg digantung pd cabang pohon yg terbakar adalah org yg menyebarkan fitnah dan pertentangan dikalangan masyarakat utk kepentingan raja dan penguasa, mereka yg baunya lebih busuk dari bangkai adalah org yg menjerumuskan dirinya dlm hawa nafsu tanpa mau mengeluarkan bagian Tuhan dari kekayaan mereka, dan mereka yg berpakaian dari lelehan timah hitam adalahorang yg takabur, dan berbangga diri” (Hijrah Menuju ALLAH, 2001)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar