Jumat, 02 November 2012

Seorang Ibu Guru SD mengadakan "permainan".
Ibu Guru menyuruh anak2 murid'nya membawa
kantong plastik transparan 1 buah & kentang.
Masing-masing kentang tersebut diberi nama
berdasarkan nama org yg dibenci. Sehingga jmlh
kentang'nya tdk ditentukan brp, tergantung jumlah
org yg dibenci.
Pd hari yg disepakati masing-masing murid
membawa kentang dlm kantong plastik. Ada yg
berjmlh 2, ada yg 3 bahkan ada yg 5.
Spt perintah guru mereka, tiap-tiap kentang diberi
nama sesuai nama org yg dibenci. Murid2 hrs
membawa kantong plastik berisi kentang tersebut
kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet
sekalipun selama 1 minggu...
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai
membusuk, murid2 mulai mengeluh, apalagi yg
membawa 5 buah kentang, selain berat baunya
juga tidak sedap.
Setelah 1 minggu murid-murid SD tersebut merasa
lega krn penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru: "Bgmn rasanya membawa kentang
selama 1 minggu?"
Keluarlah keluhan dari murid2 SD tersebut, pd
umumnya mereka tidak merasa nyaman hrs
membawa kentang-kentang busuk tersebut ke
manapun mereka pergi.
Guru pun menjelaskan apa arti dari " permainan "
yang mereka lakukan.
Ibu Guru: "Seperti itulah kebencian yg selalu kita
bawa-bawa apabila kita tdk bisa memaafkan orang
lain.
Sungguh sangat tdk menyenangkan membawa
kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1
minggu, bgmn jk kita membawa kebencian itu
seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ...
Krn itu, lepaskanlah dan Maafkanlah orang-orang
yang Anda benci.
Krn ketika anda tidak mau memaafkan, anda
seperti sdng memegang bola berduri. Semakin
anda tdk mau melepaskan bola berduri itu, anda
sendiri yg akan merasakan sakit. Karena itu tidak
ada jln lain kecuali melepaskan (mengikhlaskan)
dan memaafkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar