Jumat, 02 November 2012

SEBUAH PERHITUNGAN

BILA ANDA MEMBUANG / MENYISAKAN SEBUTIR
NASI SETIAP KALI MAKAN
Mari kita coba hitung berapa banyak nasi yang
terbuang dalam sehari di Indonesia maupun di
dunia !
Jumlah penduduk Indonesia kurang lebih
250.000.000 orang. Jika setiap kali makan, orang
Indonesia membuang 1 butir nasi saja, maka setiap
hari nasi yang dibuang oleh 1 orang Indonesia ada
3 butir nasi. Maka jumlah nasi yang dibuang oleh
masyarakat Indonesia paling tidak dalam sehari ada
= 3 butir x 250.000.000 = 750.000.000 butir nasi.
Ini paling sedikit. Benarkah kita hanya membuang 1
butir nasi saja setiap kali makan ?
Dalam 1 kg beras terdapat sekitar 50.000 butir. Jadi
dalam 750.000.000 butir nasi yang terbuang =
750.000.000 : 50.000 = 15.000 kg atau sama
dengan 15 ton beras yang terbuang setiap hari.
Jumlah 1 kg beras cukup untuk memberi makan 10
orang, maka 15.000 kg beras bisa mencukupi
makan untuk 15.000 x 10 orang = 150.000 orang.
Artinya nasi yang terbuang setiap hari di Indonesia
sebenarnya bisa untuk memberi makan kepada
150.000 orang.
Jumlah penduduk dunia setidaknya sekarang telah
mencapai 7 miliar. Kini nasi sudah masuk daftar
menu makan penduduk dunia, walaupun bagi
sebagian penduduk dunia bukan sebagai menu
utama. Jika setiap orang di dunia membuang 3
butir nasi saja per hari, maka dalam 1 hari nasi
yang terbuang di dunia adalah sebanyak 420.000
kg (420 ton) yang cukup untuk memberi makan
kepada 4.200.000 orang.
FANTASTIK bukan ??!! Ironisnya menurut data FAO
PBB (FAO = Food and Agriculture Organisation =
Organisasi Pangan dan Pertanian), setiap hari ada
40.000 orang mati kelaparan di dunia ini.
Oleh karena itu, ingatlah :
Sebutir nasi tidak mudah dihasilkan !
Sebutir nasi sejuta keringat !
Jangan sia-siakan sebutir nasi !
Mari kita sama sama selamatkan sumber daya
alam kita !!!
Dengan menyayangi sumber daya alam, kita bisa
mencegah dan mengurangi krisis pangan yang
sedang melanda dunia ini. Niscaya hidup kita akan
dipenuhi berkah dan rejeki……
=====
Note :
Ada yang bertanya kira2 bagaimana nasib anak
keturunan kita kelak...?
Hal yg sungguh memprihatinkan yang harus kita
terima bahwa makin lama dunia ini akan makin
Krisis Pangan, tapi ini masih mungkin dicegah bila
mulai Mindset dan Orientasi dari para pemimpin
Negara bisa mulai berubah bukan lagi berhitung
dari segi materi da keuntungan semata.
Karena dimasa mendatang bila sampai terjadi
kerusuhan (Mudah2an Tidak yah), maka Bukan lagi
Harta yg dijarah tetapi Bahan Panganlah yang akan
dijarah lebih dahulu krn akibat Krisis Pangan.
Bagi yang hidup di kota besar mengkin belum
merasakan dampak kelangkaan pangan, krn setiap
hari anda ke Pasar atau ke Supermarket dan anda
masih akan selalu menemukan beras utk dibeli
walaupun secara bertahap harganya mulai naik,
tetapi bagi yg hidup dipedesaan apalagi di desa2 yg
tergolong miskin maka beras bisa dianggap sbg
barang mewah.
Salam Prihatin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar